Kontroversi Hukum Puasa Rojab: Sunnah / Bid'Ah ?

Oleh: Buya Yahya
Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon
(Bagian I)
ุจุณู
ุงููู ุงูุฑุญู
ู ุงูุฑุญูู
ุงูุญู
ุฏ
ููู ุฑุจ ุงูุนูู
ูู. ูุจู ูุณุชุนูู ุนูู ุฃู
ูุฑ ุงูุฏููุง ูุงูุฏูู. ูุตูู ุงููู ุนูู ุณูุฏูุง
ู
ุญู
ุฏ ูุขูู ุตุญุจู ูุณูู
ุฃุฌู
ุนูู. ูุงู ุงููู ุชุนุงูู : ุฅู ุนุฏุฉ ุงูุดููุฑ ุนูุฏ ุงููู
ุงุซูุง ุนุดุฑ ุดูุฑุง ูู ูุชุงุจ ุงููู ููู
ุฎูู ุงูุณู
ุงูุงุช ูุงูุฃุฑุถ ู
ููุง ุฃุฑุจุนุฉ ุญุฑู
ุฐูู
ุงูุฏูู ุงูููู
ููุง ุชุธูู
ูุง ูููู ุฃููุณูู
ููุงุชููุง ุงูู
ุดุฑููู ูุงูุฉ ูู
ุง ููุงุชููููู
ูุงูุฉ ูุงุนูู
ูุง ุฃู ุงููู ู
ุน ุงูู
ุชููู. ุงูุฃูุฉ . ููุงู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู
ูุณูู
: ูุฅู ุฎูุฑ ุงูุญุฏูุซ ูุชุงุจ ุงููู ูุฎูุฑ ุงููุฏู ูุฏู ู
ุญู
ุฏ ูุดุฑ ุงูุฃู
ูุฑ
ู
ุญุฏุซุงุชูุง ููู ุจุฏุนุฉ ุถูุงูุฉ . ุฃู
ุง ุจุนุฏ :
A. PENDAHULUAN
Ada 2
hal yang harus diperhatikan dalam membahas masalah puasa Rojab. Pertama :
Tidak ada riwayat yang benar dari Rosulullah SAW yang melarang puasa
Rojab. Kedua : Banyak riwayat-riwayat tentang keutamaan puasa Rojab
yang tidak benar dan palsu.
Dan di dalam masyarakat kita terdapat
2 kutub ekstrim. Pertama adalah sekelompok kecil kaum muslimin yang
menyuarakan dengan lantang bahwa puasa bulan Rojab adalah bid’ah. Kedua :
Sekelompok orang yang biasa melakukan atau menyeru puasa Rojab akan
tetapi tidak menyadari telah membawa riwayat-riwayat tidak benar dan
palsu. Maka dalam risalah kecil ini kami ingin mencoba menghadirkan
riwayat yang benar sekaligus pemahaman para ulama 4 madzhab tentang
puasa di bulan Rojab.
Sebenarnya masalah puasa rojab sudah
dibahas tuntas oleh ulama-ulama terdahulu dengan jelas dan gamblang.
Akan tetapi karena adanya kelompok kecil hamba-hamba Alloh yang biasa
MENUDUH BID’AH ORANG LAIN menyuarakan dengan lantang bahwa amalan puasa
di bulan Rojab adalah sesuatu yang bid’ah.
Dengan Risalah kecil
ini mari kita lihat hujjah para ulama tentang puasa bulan Rojab dan mari
kita juga lihat perbedaan para ulama di dalam menyikapi hukum puasa di
bulan Rojab. Yang jelas bulan Rojab adalah termasuk bulan Haram yang 4
(Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah, Muharrom dan Rojab) dan bulan haram ini
dimuliakan oleh Allah SWT sehingga tidak diperkenankan untuk berperang
di dalamnya dan masih banyak keutamaan di dalam bulan-bulan haram
tersebut khususnya bulan Rojab. Dan di sini kami hanya akan membahas
masalah puasa Rojab, untuk masalah yang lainnya seperti hukum merayakan
Isro’ Mi’roj dan sholat malam di bulan rojab akan kami hadirkan pada
risalah yang berbeda.
Tidak kami pungkiri adanya hadits-hadits dho’if
atau palsu (Maudhu’) yang sering dikemukakan oleh sebagian pendukung
puasa Rojab. Maka dari itu wajib bagi kami untuk menjelaskan agar jangan
sampai ada yang membawa hadits-hadits palsu biarpun untuk kebaikan
seperti memacu orang untuk beribadah hukumnya adalah HARAM dan DOSA
BESAR sebagaimana ancaman Rosulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan
oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim :
ู
َْู َูุฐَุจَ ุนَََّูู ู
ُุชَุนَู
ِّุฏًุง ََْูููุชَุจََّูุกْ ู
َْูุนَุฏَُู ู
َِู ุงَّููุงุฑِ
Artinya : “Barang siapa sengaja berbohong atas namaku maka hendaknya mempersiapkan diri untuk menempati neraka”.
Perlu
diketahui bahwa dengan banyaknya hadits-hadits palsu tentang keutamaan
puasa Rojab itu bukan berarti tidak ada hadits yang benar yang
membicarakan tentang keutamaannya bulan Rojab.
A. Dalil-dalil tentang puasa Rojab :
1. Dalil tentang puasa Rojab Secara umum
Himbauan
secara umum untuk memperbanyak puasa kecuali di hari-hari yang
diharamkan yang 5. Dan bulan Rojab adalah bukan termasuk hari-hari yang
diharamkan. Dan juga anjuran-anjuran memperbanyak di hari-hari seperti
puasa hari senin, puasa hari kamis, puasa hari-hari putih, puasa Daud
dan lain-lain yang itu semua bisa dilakukan dan tetap dianjurkan
walaupun di bulan Rojab. Berikut ini adalah riwayat-riwayat tentang
keutamaan puasa.
a. Hadits Yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori No.5472:
ُُّูู ุนَู
َِู ุงุจِْู ุฃَุฏَู
َ َُูู ุฅِูุงَّ ุงูุตَِّูุงู
ُ َูุฃََูุง ุฃَุฌْุฒِْู ุจِِู
“Semua amal anak adam (pahalanya) untuknya kecuali puasa maka aku langsung yang membalasnya”
b. Hadits Yang diriwayatkan oleh Imam Muslim No.1942:
َูุฎُُُْููู َูู
ِ ุงูุตَّุงุฆِู
ِ ุฃَุทَْูุจُ ุนِْูุฏَ ุงِููู ู
ِْู ุฑِْูุญِ ุงْูู
ِุณِْู َْููู
َ ุงَِْูููุงู
َุฉِ
“Bau mulutnya orang yang berpuasa itu lebih wangi dari misik menurut Allah kelak di hari qiamat”
Yang
dimaksud Allah akan membalasnya sendiri adalah pahala puasa tak
terbatas hitungan tidak seperti pahala ibadah sholat jama’ah dengan 27
derajat. Atau ibadah lain yang satu kebaikan dilipat gandakan menjadi
10 kebaikan.
c. Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhori No.1063 dan Imam Muslim No.1969 :
ุฅَِّู ุฃَุญَุจَّ ุงูุตَِّูุงู
ِ ุฅَِูู ุงِููู ุตَِูุงู
ُ ุฏَุงُูุฏَ َูุงَู َูุตُْูู
ُ َْููู
ًุง َู ُْููุทِุฑُ َْููู
ًุง
“Sesungguhnya paling utamanya puasa adalah puasa saudaraku Nabi Daud, beliau sehari puasa dan sehari buka”
2. Dalil-dalil puasa Rojab secara khusus
a. Hadits yang diriwayatkan Imam Muslim
ุฃََّู
ุนُุซْู
َุงَู ุจَْู ุญَِْููู
ٍ ุงْูุฃَْูุตَุงุฑِِّู َูุงَู: ” ุณَุฃَْูุชُ ุณَุนِْูุฏَ ุจَْู
ุฌُุจَْูุฑٍ ุนَْู ุตَْูู
ِ ุฑَุฌَุจَ ؟ ََููุญُْู َْููู
َุฆِุฐٍ ِْูู ุฑَุฌَุจَ ََููุงَู
ุณَู
ِุนْุชُ ุงุจَْู ุนَุจَّุงุณٍ ุฑَุถَِู ุงُููู ุนَُْููู
َุง َُُْูููู َูุงَู ุฑَุณُُْูู
ุงِููู ุตََّูู ุงُููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ َูุตُْูู
ُ ุญَุชَّู ََُْูููู ูุงَ
ُْููุทِุฑُ، َُْูููุทِุฑُ ุญَุชَّู ََُْูููู ูุงَ َูุตُْูู
ُ”
“Sesungguhnya
Sayyidina Ustman Ibn Hakim Al-Anshori, berkata : “Aku bertanya kepada
Sa’id Ibn Jubair tentang puasa di bulan Rojab dan ketika itu kami memang
di bulan Rojab”, maka Sa’id menjawab: “Aku mendengar Ibnu ‘Abbas
berkata : “Nabi Muhammad SAW berpuasa (di bulan Rojab) hingga kami
katakan beliau tidak pernah berbuka di bulan Rojab, dan beliau juga
pernah berbuka di bulan Rojab, hingga kami katakan beliau tidak berpuasa
di bulan Rojab.”
Dari riwayat tersebut di atas bisa dipahami
bahwa Nabi SAW pernah berpuasa di bulan Rojab dengan utuh, dan Nabi pun
pernah tidak berpuasa dengan utuh. Artinya di saat Nabi SAW
meninggalkan puasa di bulan Rojab itu menunjukan bahwa puasa di bulan
Rojab bukanlah sesuatu yang wajib. Begitulah yang dipahami para ulama
tentang amalan Nabi SAW, jika Nabi melakukan satu amalan kemudian Nabi
meninggalkannya itu menunjukan amalan itu bukan suatu yang wajib, dan
hukum mengamalkannya adalah sunnah.
b. Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dan Imam Ibnu Majah
ุนَْู
ู
ُุฌِْูุจَุฉَ ุงْูุจَุงَِِّูููุฉِ ุนَْู ุฃَุจَِْููุง ุฃَْู ุนَู
َِّูุง ุฃََُّูู : ุฃَุชَู
ุฑَุณَُْูู ุงِููู ุตََّูู ุงُููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ ุซُُู
َّ ุงْูุทَََูู
َูุฃَุชَุงُู ุจَุนْุฏَ ุณََูุฉٍ ََููุฏْ ุชَุบََّูุฑَุชْ ุญَุงَูุชُُู ََْูููุฆَุชُُู
ََููุงَู َูุง ุฑَุณَُْูู ุงِููู ุฃَู
َุง ุชَุนْุฑُِِْููู. َูุงَู َูู
َْู ุฃَْูุชَ َูุงَู
ุฃََูุง ุงْูุจَุงِِِّููู ุงَّูุฐِْู ุฌِุฆْุชَُู ุนَุงู
َ ุงْูุฃََِّูู َูุงَู َูู
َุง
ุบََّูุฑََู ََููุฏْ ُْููุชَ ุญَุณََู ุงَْْูููุฆَุฉِ َูุงَู ู
َุง ุฃََْููุชُ ุทَุนَุงู
ًุง
ุฅِูุงَّ ุจٍَِْููู ู
ُْูุฐُ َูุงุฑَْูุชَُู ََููุงَู ุฑَุณُُْูู ุงِููู ุตََّูู ุงُููู
ุนََِْููู َูุณََّูู
َ ِูู
َ ุนَุฐَّุจْุชَ َْููุณََู. ุซُู
َّ َูุงَู ุตُู
ْ ุดَْูุฑَ
ุงูุตَّุจْุฑِ ََْูููู
ًุง ู
ِْู ُِّูู ุดَْูุฑٍ َูุงَู ุฒِุฏِْْูู َูุฅَِّู ุจِْู
َُّููุฉً َูุงَู ุตُู
ْ َْููู
َِْูู َูุงَู ุฒِุฏِْْูู َูุงَู ุตُู
ْ ุซَูุงَุซَุฉَ
ุฃََّูุงู
ٍ َูุงَู ุฒِุฏِْْูู َูุงَู ุตُู
ْ ู
ِْู ุงْูุญُุฑُู
ِ َูุงุชْุฑُْู ุตُู
ْ ู
َِู
ุงْูุญُุฑُู
ِ َูุงุชْุฑُْู ุตُู
ْ ู
َِู ุงْูุญُุฑُู
ِ َูุงุชْุฑُْู ََููุงَู ุจِุฃَุตَุงุจِุนِِู
ุงูุซَّูุงَุซَุฉِ َูุถَู
ََّูุง ุซُู
َّ ุฃَุฑْุณَََููุง. ุฑูุงู ุฃุจู ุฏุงูุฏ 2/322
“Dari
Mujibah Al-Bahiliah dari ayahnya atau pamannya sesungguhnya ia (ayah
atau paman) datang kepada Rosulullah SAW kemudian berpisah dan kemudian
datang lagi kepada Rosulullah setelah setahun dalam keadaan tubuh yang
berubah (kurus), dia berkata : Yaa Rosulullah apakah engkau tidak
mengenalku? Rosulullah SAW menjawab : Siapa Engkau? Dia pun berkata :
Aku Al-Bahili yang pernah menemuimu setahun yang lalu. Rosulullah SAW
bertanya : Apa yang membuatmu berubah sedangkan dulu keadaanmu baik-baik
saja (segar-bugar), Ia menjawab : Aku tidak makan kecuali pada malam
hari (yakni berpuasa) semenjak berpisah denganmu, maka Rosulullah SAW
bersabda : Mengapa engkau menyiksa dirimu, berpuasalah di bulan sabar
dan sehari di setiap bulan, lalu ia berkata : Tambah lagi (yaa
Rosulullah) sesungguhnya aku masih kuat. Rosulullah SAW berkata :
Berpuasalah 2 hari (setiap bulan), dia pun berkata : Tambah lagi ya
Rosulullah. Rosulullah SAW berkata : berpuasalah 3 hari (setiap bulan),
ia pun berkata: Tambah lagi (Yaa Rosulullah), Rosulullah SAW bersabda :
Jika engkau menghendaki Berpuasalah engkau di bulan-bulan haram (Rojab,
Dzul Qo'dah, Dzul Hijrah dan Muharrom) dan jika engkau menghendaki maka
tinggalkanlah, beliau mengatakan hal itu tiga kali sambil menggenggam 3
jarinya kemudian membukanya.
Imam nawawi menjelaskan hadits tersebut.
َُُْูููู
ุตََّูู ุงُููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ” ุตُู
ْ ู
َِู ุงْูุญُุฑُู
ِ َูุงุชْุฑُْู” ุฅูู
ุง
ุฃู
ุฑู ุจุงูุชุฑู ; ูุฃูู ูุงู ูุดู ุนููู ุฅูุซุงุฑ ุงูุตูู
ูู
ุง ุฐูุฑู ูู ุฃูู ุงูุญุฏูุซ .
ูุฃู
ุง ู
ู ูู
ูุดู ุนููู ูุตูู
ุฌู
ูุนูุง ูุถููุฉ . ุงูู
ุฌู
ูุน 6/439
“Sabda Rosulullah SAW :
ุตู
ู
ู ุงูุญุฑู
ูุงุชุฑู
“Berpuasalah di bulan haram kemudian tinggalkanlah”
Sesungguhnya
Nabi SAW memerintahkan berbuka kepada orang tersebut karena dipandang
puasa terus-menerus akan memberatkannya dan menjadikan fisiknya
berubah. Adapun bagi orang yang tidak merasa berat untuk melakukan
puasa, maka berpuasa dibulan Rojab seutuhnya adalah sebuah keutamaan.
Majmu’ Syarh Muhadzdzab juz 6 hal. 439
c. Hadits riwayat Usamah Bin Zaid
ูุงู ููุช : ูุง ุฑุณูู ุงููู ูู
ุฃุฑู
ุชุตูู
ุดูุฑุง ู
ู ุงูุดููุฑ ู
ุง ุชุตูู
ู
ู ุดุนุจุงู ูุงู ุฐูู ุดูุฑ ุบูู ุงููุงุณ ุนูู ุจูู ุฑุฌุจ
ูุฑู
ุถุงู ููู ุดูุฑ ุชุฑูุน ููู ุงูุฃุนู
ุงู ุฅูู ุฑุจ ุงูุนุงูู
ูู ูุฃุญุจ ุฃู ูุฑูุน ุนู
ูู ูุฃูุง
ุตุงุฆู
. ุฑูุงู ุงููุณุงุฆู 4/201
“Aku berkata kepada Rosulullah : Yaa
Rosulullah aku tidak pernah melihatmu berpuasa sebagaimana engkau
berpuasa di bulan Sya’ban. Rosulullah SAW menjawab : Bulan sya’ban itu
adalah bulan yang dilalaikan di antara bulan Rojab dan Ramadhan, dan
bulan sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Allah SWT dan
aku ingin amalku diangkat dalam keadaaan aku berpuasa”. HR. Imam
An-Nasa’I Juz 4 Hal. 201.
Imam Syaukani menjelaskan
ุธุงูุฑ
ูููู ูู ุญุฏูุซ ุฃุณุงู
ุฉ : ุฅู ุดุนุจุงู ุดูุฑ ูุบูู ุนูู ุงููุงุณ ุจูู ุฑุฌุจ ูุฑู
ุถุงู ุฃูู
ูุณุชุญุจ ุตูู
ุฑุฌุจ ; ูุฃู ุงูุธุงูุฑ ุฃู ุงูู
ุฑุงุฏ ุฃููู
ูุบูููู ุนู ุชุนุธูู
ุดุนุจุงู ุจุงูุตูู
ูู
ุง ูุนุธู
ูู ุฑู
ุถุงู ูุฑุฌุจุง ุจู . ููู ุงูุฃูุทุงุฑ 4/291
Secara tersurat
yang bisa dipahami dari hadits yang diriwayatkan oleh Usamah,
Rosulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Sya’ban adalah bulan yang sering
dilalaikan manusia di antara Rojab dan Ramadhan” ini menunjukkan bahwa
puasa Rojab adalah sunnah sebab bisa difahami dengan jelas dari sabda
Nabi SAW bahwa mereka lalai dari mengagungkan sya’ban dengan berpuasa
karena mereka sibuk mengagungkan ramadhan dan Rojab dengan berpuasa”.
Naylul Author juz 4 hal 291
B. KOMENTAR PARA ULAMA TENTANG PUASA ROJAB
Dalam
menyikapi tentang puasa dibulan Rojab pendapat ulama terbagi menjadi 2,
akan tetapi 2 pendapat ini tidak sekeras yang kita temukan di lapangan
pada saat ini yaitu dengan membi’dahkan dan memfasiqkan para pelaku
puasa Rojab.
Jumhur Ulama dari Madzhab Imam Abu Hanifah, Imam
Malik, Imam Syafi’i dan riwayat dari Imam Ahmad Bin Hanbal mereka
mengatakan bahwasannya disunnahkan puasa di bulan Rojab semuanya dan
juga ada riwayat lain dari Imam Ahmad Bin Hanbal bahwasannya makruh
mengkhususkan melakukan puasa sebulan penuh di bulan Rojab.
Akan tetapi di dalam Madzhab Imam Ahmad Bin Hanbal dijelaskan bahwasannya kemakruhan ini akan hilang dengan 4 hal :
1) Dibolong (berbuka) 1 hari di bulan Rojab, atau
2) Disambung dengan puasa di bulan sebelum Rojab, atau
3) Disambung dengan puasa di bulan setelah Rojab
4) Dengan puasa di hari apapun di selain bulan Rojab.
Mungkin
ada yang mendengar dari salah satu stasiun radio atau selebaran yang
dibagi-bagi yang mengatakan bahwasannya “Puasa Rojab adalah Bid’ah
Dholalah” dengan membawa Riwayat dari Nabi SAW yang melarang puasa Rojab
atau riwayat dari Sayyidina Umar Bin Khottob yang mengatakan “Kami akan
memukul orang yang melakukan puasa di bulan Rojab”. Padahal riwayat
tersebut adalah tidak benar dan palsu dan sungguh sangat aneh orang yang
membid’ahkan puasa bulan Rojab dengan tuduhan riwayat puasa Rojab
adalah hadits-haditsnya palsu akan tetapi mereka sendiri tidak sadar
bahwa justru riwayat yang melarang puasa bulan Rojab adalah palsu.
Secara
singkat para ulama empat madzhab tidak ada yang mengatakan puasa bulan
rojab adalah bid’ah. Bahkan mereka sepakat kalau puasa bulan rojab
adalah sunnah termasuk dalam madzhab Imam Ahmad bin Hambal.
Berikut ini uraian ulama empat tentang puasa rojab :
1. Pendapat Ulama’ Madzhab Hanafi
• Disebutkan dalam Fatawa Al-Hindiyah Juz 1 Hal. 202 :
)ุงูู
ุฑุบูุจุงุช ู
ู ุงูุตูุงู
ุฃููุงุน ( ุฃูููุง ุตูู
ุงูู
ุญุฑู
ูุงูุซุงูู ุตูู
ุฑุฌุจ ูุงูุซุงูุซ ุตูู
ุดุนุจุงู ูุตูู
ุนุงุดูุฑุงุก ). ุงูู
“Puasa yang disunnakahkan itu bermacam-macam :
Puasa Muharrom, Puasa Rojab, Puasa Sya’ban, Puasa ‘Asyuro’ (tgl. 10 Muharrom)”
2. Pendapat dari Ulama’ Madzhab Maliki
• Disebutkan dalam Syarh Al-Khorsyi ‘Ala Kholil Juz 2 Hal. 241:
ุฃูู ูุณุชุญุจ ุตูู
ุดูุฑ ุงูู
ุญุฑู
ููู ุฃูู ุงูุดููุฑ ุงูุญุฑู
, ูุฑุฌุจ ููู ุงูุดูุฑ ุงููุฑุฏ ุนู ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
). ุงูู
“Sesungguhnya disunnahkan puasa di bulan Muharrom dan puasa di bulan Rojab.”
• Disebutkan dalam Hasyiah dari Syarh Al-Khorsyi ‘Ala Kholil :
ุจู ููุฏุจ ุตูู
ุจููุฉ ุงูุญุฑู
ุงูุฃุฑุจุนุฉ ูุฃูุถููุง ุงูู
ุญุฑู
ูุฑุฌุจ ูุฐู ุงููุนุฏุฉ ูุงูุญุฌุฉ ). ุงูู
“Disunnahkan
puasa di bulan-bulan haram yang 4, paling utamanya adalah puasa di
bulan Muharrom kemudian Rojab, Duzl Qo’dah dan Dzul Hijjah”.
• Disebutkan dalam Muqoddimah Ibnu Abi Zaid serta syarah Lil Fawaakih Al-Dawani juz 2 hal. 272 :
ุงูุชููู ุจุงูุตูู
ู
ุฑุบุจ ููู ููุฐูู , ุตูู
ููู
ุนุงุดูุฑุงุก ูุฑุฌุจ ูุดุนุจุงู ูููู
ุนุฑูุฉ ูุงูุชุฑููุฉ ูุตูู
ููู
ุนุฑูุฉ ูุบูุฑ ุงูุญุงุฌ ุฃูุถู ู
ูู ููุญุงุฌ. ุงูู
“Melakukan
puasa disunnahkan begitu juga puasa dihari ‘Asyuro’, bulan Rojab, bulan
Sya’ban, Hari ‘Arafah dan Tarwiyah sedangkan puasa di hari ‘Arafah itu
lebih utama bagi orang yang tidak haji”.
• Disebutkan dalam Syarh Ad-Dardir, syarah Muhtashor Kholil juz 1 hal. 513 :
ููุฏุจ ุตูู
ุงูู
ุญุฑู
ูุฑุฌุจ ูุดุนุจุงู ููุฐุง ุจููุฉ ุงูุญุฑู
ุงูุฃุฑุจุนุฉ ูุฃูุถููุง ุงูู
ุญุฑู
ูุฑุฌุจ ูุฐูุงููุนุฏุฉ ูุงูุญุฌุฉ). ุงูู
“Dan
disunnahkan puasa Muharrom, Rojab, Sya’ban begitu juga bulan-bulan
haram lainnya yang 4 dan paling utamanya adalah puasa Muharrom kemudian
Rojab, Duzl Qo’dah dan Dzul Hijjah”.
• Disebutkan dalam At-Taj Wa Al-Iklil juz 3 hal. 220 :
ูุงูู
ุญุฑู
ูุฑุฌุจ ูุดุนุจุงู ูู ูุงู ูุงูู
ุญุฑู
ูุดุนุจุงู ููุงูู ุงูู
ูุตูุต . ููู ุงุจู ูููุณ : ุฎุต
ุงููู ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
ููุถّููุง ููู : ุงูู
ุญุฑู
ูุฑุฌุจ ูุฐู ุงููุนุฏุฉ ูุฐู ุงูุญุฌุฉ . ุงูู
“Dan
disunnahkan Puasa Muharrom, Rojab dan Sya’ban, andaikan beliau berkata
“Puasa Muharrom dan Sya’ban disunnahkan maka akan mencocoki Nashnya”.
Dinukil dari Ibnu Yunus bahwasannya “Allah SWT mengkhususkan bulan-bulan
haram dan mengutamakannya yaitu : Muharrom dan Rojab, Dzul Qo’dah dan
Dzul Hijjah.”
3. Pendapat dari Ulama’ Madzhab Syafi’i
• Imam An-Nawawi menyebutkan dalam Al-Majmu’ (Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab) juz 6 hal. 439 :
ูุงู ุฃุตุญุงุจูุง : ูู
ู ุงูุตูู
ุงูู
ุณุชุญุจ ุตูู
ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
, ููู ุฐูุงููุนุฏุฉ ูุฐูุงูุญุฌุฉ ูุงูู
ุญุฑู
ูุฑุฌุจ , ูุฃูุถููุง ุงูู
ุญุฑู
. ุงูู
“Berkata
Ulama’ kami : Dan dari puasa yang disunnahkan adalah puasa bulan-bulan
haram yaitu Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah, Muharrom dan Rojab sedangkan yang
paling utama adalah Muharrom”.
• Syaikhul Islam Zakariya Al-Anshori menyebutkan dalam Asna Al-Mathollib juz 1 hal. 433 :
)ูุฃูุถู ุงูุฃุดูุฑ ููุตูู
( ุจุนุฏ ุฑู
ุถุงู ุงูุฃุดูุฑ
(
ุงูุญุฑู
( ุฐู ุงููุนุฏุฉ ูุฐู ุงูุญุฌุฉ ูุงูู
ุญุฑู
ูุฑุฌุจ )ูุฃูุถููุง ุงูู
ุญุฑู
( ูุฎุจุฑ ู
ุณูู
*
ุฃูุถู ุงูุตูู
ุจุนุฏ ุฑู
ุถุงู ุดูุฑ ุงููู ุงูู
ุญุฑู
( ุซู
ุงูููุง) ูุธุงูุฑู ุงุณุชูุงุก ุงูุจููุฉ
ูุงูุธุงูุฑ ุชูุฏูู
ุฑุฌุจ ุฎุฑูุฌุง ู
ู ุฎูุงู ู
ู ูุถูู ุนูู ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
). ุงูู
“Paling
utamanya bulan-bulan untuk puasa setelah Ramadhan adalah puasa di
bulan-bulan Haram yaitu Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah, Muharrom dan Rojab
sedangkan paling Utamanya adalah Muharrom berdasarkan riwayat dari Imam
Muslim “Paling utamanya puasa setelah Ramadhan adalah bulan Allah
Muharrom kemudian bulan haram yang lainnya. Secara dhohir keutamaan
diantara bulan haram yang lainnya itu sama (selain Muharrom). Dan secara
dhohir mendahulukan keutamaan Rojab agar keluar dari Khilafnya ulama
yang mengunggulkannya melebihi bulan-bulan Haram”
• Imam Ibnu Hajar menyebutkan dalam Fatawa-nya juz 2 hal. 53 :
…
ูุฃู
ุง ุงุณุชู
ุฑุงุฑ ูุฐุง ุงููููู ุนูู ููู ุงููุงุณ ุนู ุตูู
ุฑุฌุจ ููู ุฌูู ู
ูู ูุฌุฒุงู ุนูู
ูุฐู ูุดุฑูุนุฉ ุงูู
ุทูุฑุฉ ูุฅู ูู
ูุฑุฌุน ุนู ุฐูู ูุฅูุง ูุฌุจ ุนูู ุญูุงู
ุงูุดุฑูุนุฉ ุงูู
ุทูุฑุฉ
ุฒุฌุฑู ูุชุนุฒูุฑู ุงูุชุนุฒูุฑ ุงูุจููุบ ุงูู
ุงูุน ูู ููุฃู
ุซุงูู ู
ู ุงูู
ุฌุงุฒูุฉ ูู ุฏูู ุงููู
ุชุนุงูู ูููุงููู ุฅูุชุงุก ุงูุนุฒ ุจู ุนุจุฏ ุงูุณูุงู
ุฅูู ุณุฆู ุนู
ุง ููู ุนู ุจุนุถ ุงูู
ุญุฏุซูู
ู
ู ู
ูุน ุตูู
ุฑุฌุจ ูุชุนุธูู
ุญุฑู
ุชู ููู ูุตุญ ูุฐุฑ ุตูู
ุฌู
ูุนู ููุงู ูู ุฌูุงุจู : ูุฐุฑ
ุตูู
ู ุตุญูุญ ูุงุฒู
ูุชูุฑุจ ุฅูู ุงููู ุชุนุงูู ุจู
ุซูู ูุงูุฐู ููู ุนู ุตูู
ู ุฌุงูู ุจู
ุฃุฎุฐ
ุฃุญูุงู
ุงูุดุฑุน ูููู ูููู ู
ูููุง ุนูู ู
ุน ุฃู ุงูุนูู
ุงุก ุงูุฐูู ุฏูููุง ุงูุดุฑูุนุฉ ูู
ูุฐูุฑ ุฃุญุฏ ู
ููู
ุงูุฏุฑุงุฌู ููู
ุง ููุฑู ุตูู
ู ุจู ูููู ุตูู
ู ูุฑุจุฉ ุฅูู ุงููู ุชุนุงูู.
ุงูู
“Orang yang melarang puasa Rojab maka itu adalah kebodohan
dan ketidak tahuan terhadap hukum syariat. Apabila ia tidak menarik
ucapannya itu maka wajib bagi hakim atau penegak hukum untuk
menghukumnya dengan hukuman yang keras yang dapat mencegahnya dan
mencegah orang semisalnya yang merusak agama Allah SWT.
Sependapat
dengan ini ‘Izzuddin Abdusssalam, sesungguhnya beliau ditanya dari apa
yang dinukil dari sebagian Ahli Hadits tentang larangan puasa Rojab dan
pengharamannya, dan apakah sah orang yang bernadzar puasa Rojab sebulan
penuh maka beliau menjawab “Nadzar puasa Rojab itu sah dan bisa
mendekatkan diri kepada Allah SWT. Adapun larangan puasa Rojab itu
adalah pendapat orang yang bodoh akan pengambilan hukum-hukum syariat.
Bagaimana bisa dilarang sedangkan para Ulama’ yang dekat dengan syariat
tidak ada yang menyebutkan tentang dimakruhkannya puasa Rojab bahkan
dikatakan puasa Rojab adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT
(sunnah)”.
• Disebutkan dalam Mughni Al-Muhtaj juz 2 hal. 187 :
ุฃูุถู
ุงูุดููุฑ ููุตูู
ุจุนุฏ ุฑู
ุถุงู ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
, ูุฃูุถููุง ุงูู
ุญุฑู
ูุฎุจุฑ ู
ุณูู
* ุฃูุถู
ุงูุตูู
ุจุนุฏ ุฑู
ุถุงู ุดูุฑ ุงููู ุงูู
ุญุฑู
ุซู
ุฑุฌุจ , ุฎุฑูุฌุง ู
ู ุฎูุงู ู
ู ูุถูู ุนูู
ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
ุซู
ุจุงูููุง ุซู
ุดุนุจุงู ). ุงูู
“Paling utamanya
bulan-bulan untuk melakukan puasa setelah Ramadhan adalan bulan-bulan
haram, sedangkan paling utamanya adalah Muharrom berdasarkan Hadits
riwayat Imam Muslim “Paling utamanya puasa setelah Ramadhan adalah puasa
di bulan Allah Muharrom” kemudian Rojab agar keluar dari Khilaf tentang
keutamaan Rojab terhadap bulan-bulan haram lainnya kemudian Sya’ban”.
• Disebutkan dalam Nihayah Al-Muhtaj juz 3 hal. 211 :
)ุงุนูู
ุฃู ุฃูุถู ุงูุดููุฑ ููุตูู
ุจุนุฏ ุฑู
ุถุงู ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
ูุฃูุถููุง ุงูู
ุญุฑู
ุซู
ุฑุฌุจ ุฎุฑูุฌุง
ู
ู ุฎูุงู ู
ู ูุถูู ุนูู ุงูุฃุดูุฑ ุงูุญุฑู
ุซู
ุจุงูููุง ูุธุงูุฑู ุงูุงุณุชูุงุก ุซู
ุดุนุจุงู (.
ุงูู
“Ketahuilah sesungguhnya paling utamanya bulan-bulan untuk
melakukan puasa setelah Ramadhan adalah puasa bulan-bulan Haram.
Sedangkan paling utamanya adalah Muharrom kemudian Rojab agar keluar
dari Khilaf tentang keutamaannya atas bulan-bulan Haram yang lainnya,
yang jelas keutamaannya sama dengan bulan-bulan haram yang lainnya
kemudian Sya’ban”.
4. Pendapat dari Ulama’ Madzhab Hanbali
• Ibnu Qudamah menyebutkan dalam Al-Mughni juz 3 hal. 53 :
ูุตู
: ูููุฑู ุฅูุฑุงุฏ ุฑุฌุจ ุจุงูุตูู
. ูุงู ุฃุญู
ุฏ : ูุฅู ุตุงู
ู ุฑุฌู , ุฃูุทุฑ ููู ููู
ุง ุฃู
ุฃูุงู
ุง , ุจูุฏุฑ ู
ุง ูุง ูุตูู
ู ููู … ูุงู ุฃุญู
ุฏ : ู
ู ูุงู ูุตูู
ุงูุณูุฉ ุตุงู
ู , ูุฅูุง
ููุง ูุตูู
ู ู
ุชูุงููุง , ููุทุฑ ููู ููุง ูุดุจูู ุจุฑู
ุถุงู ). ุงูู
“Fasal :
Dan dimakruhkan mengkhususkan Rojab dengan puasa, Imam Ahmad berkata
“Apabila seseorang berpuasa bulan Rojab maka berbukalah sehari atau
beberapa hari sekiranya ia tidak puasa sebulan penuh, Imam Ahmad berkata
“Barangsiapa terbiasa puasa setahun maka boleh berpuasa sebulan penuh
kalau tidak biasa puasa setahun janganlah berpuasa terus-menerus dan
jika ingin puasa rojab sebulan penuh hendaknya ia berbuka di bulan Rojab
(biarpun sehari) agar tidak menyerupai Ramadhan”.
Dari keterangan tersebut sangat jelas bahwa Imam Ahmad tidak membidahkan puasa rojab.
• Disebutkan dalam Al-Furu’ Karya Ibn Muflih juz 3 hal. 118 :
ูุตู
: ููุฑู ุฅูุฑุงุฏ ุฑุฌุจ ุจุงูุตูู
ููู ุงุจู ุญูุจู : ููุฑู , ูุฑูุงู ุนู ุนู
ุฑ ูุงุจูู ูุฃุจู
ุจูุฑุฉ , ูุงู ุฃุญู
ุฏ : ูุฑูู ููู ุนู ุนู
ุฑ ุฃูู ูุงู ูุถุฑุจ ุนูู ุตูู
ู , ูุงุจู ุนุจุงุณ ูุงู :
ูุตูู
ู ุฅูุง ููู
ุง ุฃู ุฃูุงู
ุง. ูุชุฒูู ุงููุฑุงูุฉ ุจุงููุทุฑ ุฃู ุจุตูู
ุดูุฑ ุขุฎุฑ ู
ู ุงูุณูุฉ .
ุงูู
“Fasal : Dimakruhkan mengkhususkan Rojab dengan berpuasa
berdasarkan apa yang dinukil dari Imam Ahmad Bin Hanbal dan diriwayatkan
oleh Umar dan puteranya dan Abi bakrah. Imam Ahmad berkata
“Diriwayatkan dari Sayyidina Umar Ra sesungguhnya beliau memukul orang
yang berpuasa Rojab, dan berkata Ibnu Abbas “Hendaknya berpuasa Rojab
dengan berbuka sehari atau beberapa hari”. Dan kemakruhan puasa bulan
rojab akan hilang dengan berbuka (walaupun sehari) atau dengan berpuasa
di bulan lain selain bulan rojab.
C. KESIMPULAN
Dari
penjelasan dari ulama empat madzhab sangat jelas bahwa puasa bulan rojab
adalah sunnah hanya menurut madzhab Imam Ahmad saja yang makruh. Dan
ternyata kemakruhan puasa Rojab menurut madzhab Imam Hanbali itu pun
jika dilakukan sebulan penuh. Adapun kalau berbuka satu hari saja atau
di sambung dengan sehari sebelumnya atau sesudahnya. Atau dengan
melakukan puasa di dselain bulan rojab maka kemakruhannya akan hilang .
Dan mereka tidak mengatakan puasa rojab bid’ah sebagaimana yang marak
akhir-akhir ini disuarakan oleh kelompok orang dengan menyebar
selebaran, siaran radio atau internet. Wallohu a’lam bishshowab
http://buyayahya.org/artikel-kajian/kontroversi-hukum-puasa-rojab-sunnah-bidah.html
GRIYA HILFAAZ
Busana Muslim Berkualitas
๐webinfo : www.griyahilfaaz.com
๐IG : griyahilfaaz
๐Shopee : griyahilfaaz
๐Facebook: griyahilfaaz
๐Tokopedia: griyahilfaaz
๐Bukalapak: griyahilfaaz